Jembatan Ampera

jembatan ampera

Jembatan Ampera Sungai Musi

Jembatan Ampera adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan ini terletak di tengah-tengah kota Palembang yang menghubungkan antara Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Jembatan ini memiliki panjang 1.117m, lebar 22 meter dan tinggi jembatan 11,5 m dari permukaan air. Jembatan ini juga memiliki menara dengan tinngi 63 meter dari permukaan laut serta memiliki berat 944 ton.

Sejarah yang memiliki ide untuk menyatukan dua daratan di Kota Palembang ”Seberang Ulu dan Seberang Ilir” dengan jembatan adalah Walikota Palembang dijabat Le Cocq de Ville, tahun 1924, ide ini tidak dapat di realisasikan karena pada saat itu jabatan walikota sudah berakhir, bahkan ketika Belanda hengkang dari Indonesia.

Gagasan itu kembali mencuat pada saat DPRD Peralihan Kota Besar Palembang kembali mengusulkan pembangunan jembatan kala itu. Pada tahun 1957, dibentuk panitia pembangunan, yang terdiri atas Penguasa Perang Komando Daerah Militer IV/Sriwijaya, Harun Sohar, dan Gubernur Sumatera Selatan, H.A. Bastari. Pendampingnya, Walikota Palembang, M. Ali Amin, dan Indra Caya. Tim ini melakukan pendekatan kepada Bung Karno agar mendukung rencana itu.

Pembangunan jembatan ini dimulai pada bulan April 1962, setelah mendapat persetujuan dari Presiden Soekarno. Biaya pembangunannya diambil dari dana pampasan perang Jepang. Bukan hanya biaya, jembatan inipun menggunakan tenaga ahli dari negara tersebut.

jembatan ampera

Peresmian pemakaian jembatan dilakukan pada tahun 1965, sekaligus mengukuhkan nama Bung Karno sebagai nama jembatan. Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara pada saat itu.Setelah terjadi pergolakan politik pada tahun 1966, ketika gerakan anti-Soekarno sangat kuat, nama jembatan itu pun diubah menjadi Jembatan Ampera.

Di jembatan Ampera ini anda dapat merasakan kuliner yang ada dengan masakan khas Palembang dan jembatan ini akan terlihat keindahannya sewaktu malam hari di mana banyak dihiasi dengan lampu-lampu yang berwarna-warni pada jembatan tersebut.

Jembatan ini selalu di padati oleh wisatawan yang berkunjung ke kota Palembang untuk menikamti keindahan yang ada ataupun untuk merasakan masakan khas Palembang yang di tempat ini.

Related posts

Leave a Comment